Untuk membudidayakan
tanaman Jati Belanda, hal yang
terpenting adalah pemilihan lokasi dan pemilihan tempat tanaman yang cukup
mendapat sinar matahari.
Pembuatan bibit tanaman Jati Belanda dilakukan dengan menggunakan biji atau benih tanaman. Lakukan penyemaian pada benih dengan meletakkannya pada bak penyemaian yang berisi campuran pasir dan kompos dengan perbandingan 1:1. Setelah benih berkecambah, kira-kira 2 minggu, atau setelah berdaun 3-4 helai, maka segera dipindahkan ke dalam plastik yang berisi campuran tanah dan kompos. Setelah bibit berumur 6 minggu, maka pertanda bibit siap untuk ditanam.
Pengolahan lahan
dimulai dengan mencangkul lahan sedalam kira-kira 30 cm, kemudian lahan dibagi
menjadi petak-petak. Buatlah lubang pada tiap petak dengan diameter ±20 cm dan
dalam ±25 cm. Tiap lubang tanam diberi pupuk kandang sebanyak 5 kg/lubang dan
TSP sebanyak 10 gram/lubang sebagai pupuk dasar. Jarak tanam antara 100x100 cm.
Bibit yang telah disiapkan pada plastik langsung dimasukkan ke lubang tanam dan
ditutup dengan tanah sampai rata. Lakukan kontrol kelembaban pada bibit dengan
cara memberikan pengairan yang cukup. Pemupukan, pengairan, penyiangan dan pemberantasan
hama penyakit merupakan hal pokok yang harus dilakukan pada masa pemeliharaan
agar tanaman Jati Belanda dapat
tumbuh subur. Selanjutnya cara panen pada tanaman Jati Belanda dengan cara memotong ranting tanaman, kemudian daun
dipetik dan dikumpulkan dalam wadah, selanjutnya ditimbang untuk mengetahui
hasil produksinya

wah perlu waktu lama kalau mengurus kayu jati
BalasHapushttp://goo.gl/FGQMQ8
Halo Bossku ^^
BalasHapusSegera Daftarkan ID di ibu21,com
Menyediakan 8 Permainan Hanya Dengan 1 ID
Serta Tersedia Promo Menarik
Bonus Turn Over Terbesar
Bonus Refferal Seumur Hidup
Minimal Deposit Hanya 25Rb
BBM : csibuqq
WA : +855 88 780 6060
Di Tunggu Kehadirannya Bossku ^^
Bagus, https://www.cekaja.com/info/ini-cara-dan-syarat-mendapatkan-pinjaman-bank-mayapada
BalasHapus